Tips Menjadi Investor yang tepat untuk Pemula

Posted on

Mempunyai investasi individu di pasar finansial saat ini telah jadi style hidup produktif di golongan anak muda ataupun pekerja pendatang baru( first jobber). Pemikiran lama kalau investasi cuma dapat dicoba oleh golongan umur Matang, tidak lagi relevan. Ini nampak dari informasi demografi investor di Indonesia yang terus menjadi banyak didominasi oleh kelompok umur muda milennial.

Banyak orang yang mau hidup sejahtera di masa mendatang. Jika kalian ialah salah satunya, pasti investasi dapat jadi jawabannya. Tetapi, gimana, ya, metode mengawali investasi? Apa saja hal- hal yang wajib dicermati? Ayo, ikuti beberapa cara memilih investasi bagi pemula yang dapat menolong kalian sang investor pendatang baru dalam mengawali berinvestasi!

Mulailah sedini mungkin

Aspek waktu memegang peranan berarti dalam berinvestasi, Semakin muda usia saat memulai berinvestasi, akan menjadi ringan persiapan kebutuhan serta pencapaian tujuan kalian di masa depan. Sesuaikan lama waktu investasi, profil resiko yang kalian miliki, modal dini, serta komitmen investasi per bulan yang kalian rencanakan. Dengan fitur ini, mudah- mudahan rencana investasi jadi lebih terencana.

Tentukan Tujuan Investasi

sebelum kamu mengawali investasi, pasti kalian butuh memastikan tujuan investasi terlebih dulu. Misalnya, kalian mau mempersiapkan dana darurat, liburan bareng keluarga, menikah di umur 28 tahun, membeli kendaraan individu, ataupun membayar bayaran naik haji orang tua kalian.

Tujuan investasi bertujuan buat membangun komitmen kalian dalam menggapai keinginanmu. Bila kalian tidak memiliki tujuan, hingga kalian bisa kehabisan motivasi, tidak tidak berubah- ubah berinvestasi, serta tidak ketahui tujuan mengalokasikan dana investasi.

Baca Juga :  Jualan Pulsa Menggunakan Aplikasi Marketplace Bukalapak

Rencanakan Alokasi Dana Investasi

Setelah memutuskan tujuan investasi, kamu perlu memperhitungkan rencana alokasi dana investasi dan jangka waktu investasi untuk mencapai tujuan tersebut. Di samping itu, kamu juga perlu mempertimbangkan berapa banyak dana yang sudah kamu punya sekarang. Kemudian, kamu bisa memperkirakan jangkawaktu investasi kamu.

Seumpama kamu ingin membayar down payment (DP) rumah sebesar Rp75 juta dan berencana membelinya tiga tahun dari sekarang. Untuk itu, kamu perlu menghitung dana yang sudah kamu punya sekarang. Setelah itu, kamu dapat memastikan jumlah alokasi dana untuk mencapai tujuan investasi sesuai dengan jangka waktu yang kamu tetapkan.  Dengan demikian, kamu bisa lebih konsisten untuk mengalokasikan dana investasi untuk DP rumah impian.

Pilih investasi aset finansial yang diawasi oleh OJK

Dengan kian maraknya ketertarikan publik dalam berinvestasi, banyak juga bermunculan institusi keuangan di Indonesia. Bagaimana cara memilih partner yang ideal dalam berinvestasi? Untuk industri pasar modal, seluruh institusi keuangan harus teregistrasi dan diawasi oleh pemerintah, dalam hal ini OJK. Pastikan kamu menjatuhkan opsi pada perusahaan yang mempunyai izin (legal) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta teregistrasi dan diawasi oleh OJK. Kamu dapat senantiasa menemukan daftar perusahaan resmi terupdate di website OJK. Kecuali aspek keabsahan, pahami juga rekam jejak, pimpinan, dan pengalamannya dalam menjalani bisnis pasar modal di Indonesia. Pilih yang terpercaya ya!

Konsisten Investasi Sesuai Tujuan Investasi

Dalam berinvestasi, kondisi naik turunnya harga reksa dana sering kali membuat pemodal pemula khawatir dan ragu untuk berinvestasi. Reksa dana campuran atau reksa dana saham bahkan senantiasa naik turun dalam rentang sangat pendek. Walaupun reksa dana pasar uang atau pendapatan cenderung stabil, produk reksa dana hal yang demikian juga bisa berpotensi mengalami penurunan poin. Tetapi kamu bisa tetap menempuh tujuan investasimu.

Baca Juga :  Membeli Apartemen, Ini Yang Perlu diketahui Terlebih Dahulu

Nah, bagaimana? Setelah mengetahui tips di atas, kamu bisa lebih meyakinkan diri untuk mulai berinvestasi, kan? Yuk, memulai diri untuk Menjadi Investor Pemula. Jangan ragu dan bimbang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *