Kesehatan

MENCUCI TANGAN MEMAKAI SABUN ATAU HAND SANITIZER

Pandemi corona COVID-19 sudah menyebar keberbagai wilayah, salah satu yang bisa kita lakukan sebagai upaya pencegahannya adalah selalu menjaga kebersihan. Virus ini masuk kedalam tubuh melalui mata, lubang hidung dan juga tangan. Tangan lebih sering menyentuh berbagai benda dan juga lebih sering bersentuhan dengan orang lain. Jadi sudah seharusnya kita selalu menjaga kebersihan tangan kita serta tidak menyentuh mata atau hidung ketika tangan kita kotor.

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga kebersihan tangan, yaitu mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Kira-kira manakah cara yang lebih efektif?

  1. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
    Ketika mencuci tangan kita harus menggunakan sabun, karena air saja tidak cukup kuat untuk memisahkan virus yang melekat pada permukaan kulit. Berbeda dengan air sabun. Sabun mengandung sejenis lemak amphiphiles. Amphiphiles secara struktur mirip dengan lemak yang ada di membrane virus. Sehingga molekul sabun dapat memecah lemak yang ada di membrane virus.

    Sabun juga bisa memisahkan tiga komponen pembentuk virus yaitu protein, RNA, dan lemak yang menyatu. Sehingga sabun tidak hanya melepaskan virus yang melekat dengan kulit. Sabun juga bisa mengangkat kotoran, minyak, dana gen berbahaya yang menempel di tangan. Hal ini tidak dapat dilakukan oleh sanitizer.

  2. Penggunaan hand sanitizer
    Sanitizer bahan dasarnya adalah isopropyl alcohol, plus gel, dan ditambahkan minyak esensial. Cairan ini bekerja dengan mengandalkan kekuatan alkohol. Alkohol dapat membuhun berbagai jenis bakteri dan virus namun tidak semua virus dapat dengan efektif dihancurkan, terutama virus dengan kulit luar yang keras seperti, norovirus penyebab diare. Sanitizer bekerja dengan menghancurkan lapisan terluar bakteri maupun virus, sehingga tidak dapat mengambil alih inang.

    Menggunakan sanitizer hanya mampu menghilangkan bakteri, akan tetapi tidak dengan minya, atau bahkan pestisida yang menempel. Jadi penggunaan sanitizer berlebihan juga tidak baik. Namun, dalam keadaan darurat dan tidak tersedia air, sanitizer akan melindungi dari virus yang tidak terlihat yang mungkin ada di transportasi masala tau toilet umum.
Baca Juga :  Zat Gizi Vegetarian

Berdasarkan uraian diatas mencuci tangan dengan sabun ternyata lebih efektif dari pada menggunakan sanitizer. Sejauh ini mencuci tangan masih menjadi cara terbaikuntuk pencegahan terhadap virus corona. Karena sabun dan air yang mengalir terbukti efektif dalam menghalau berbagai jenis kuman dan bakteri. CDC (Centers for Disease Control and Prevention) mengemukakan alasan mengapa mencuci tangan dinilai efektif, diantaranya:

  1. Tangan sering digunakan untuk menyentuh mata, hidung, dan mulut. Tanpa disadari kuman/virus bisa masuk ketubuh melalui mata, hidung, dan mulut.
  2. Kuman dari tangan yang kotor dapat masuk ke makanan dan minuman sementara orang menyiapkan dan mengkonsumsinya.
  3. Membersihkan kuman dan virus dengan mencuci tangan dapat mencegah diare dan juga infeksi saluran pernafasan dan bahkan dapat membantu mencegah infeksi kulit dan mata.

Nah…sebagai usaha pencegahan corona usahakan untuk mencuci tangan sesering mungkin, terutama setelah menyentuh permukaan. Jika sangat terpaksa keluar rumah, maka bawalah serta sanitizer sebagai antisipasi jika anda sulit menemukan air.

1 thought on “MENCUCI TANGAN MEMAKAI SABUN ATAU HAND SANITIZER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *